Buku Baby Proof - ulasan | Buku Bagus

Buku Baby Proof - ulasan

Baby Proof
Emily Giffin @ 2006
St. Martin’s Griffin - 2007
348 hal.

Buat Claudia, menikah adalah karena ia ingin bersama orang yang ia cintai. Tujuannya menikah, bukan untuk memiliki anak atau keturunan. Beruntung ia bertemu Ben yang punya misi dan visi sama. Mereka pun akhirnya menikah.

Tapi, ketika di sekeliling mereka, teman-teman mereka mulai merencakan masa depan dengan ‘anak’, tak urung, Ben pun terpengaruh. Ia mulai meminta Claudia untuk memikirkan kembali pandangannya tentang ‘tidak mau punya anak’. Claudia keukeuh dengan pilihannya. Dan mereka akhirnya memilih untuk berpisah karena kecewa dengan pilihan pasangan mereka.

Wow… ternyata cinta gak bisa menyatukan pandangan mereka, sampai akhirnya mereka lebih memilih untuk berpisah.

Dan setelah perpisahan pun, Claudia tidak bisa benar-benar lepas dari isu seputar ‘anak’. Ada Daphne, adiknya yang sangat ingin punya anak setelah bertahun-tahun menikah, ada Maura, adik/kakak Claudia yang lain, yang punya tiga anak tapi suaminya berselingkuh. Lalu, ada Jess, yang menjalin hubungan dengan pria beristri (yang katanya nih janji mau ninggalin istrinya), yang nekat mau hamil dari pria itu.

Well, ternyata gak setiap orang ingin menikah karena pengen punya anak. Ide cerita yang ‘berat’, tapi jadi ringan di dalam buku ini. Meskipun gue agak kurang ‘merasakan’ chemistry Claudia dan Ben. Apalagi pas di ending cerita (ups… apakah ini sebuah spoiler?)

Ini buku Emily Giffin pertama yang gue baca. Satu lagi hasil bookmooch di tahun 2007 (!). Sebenernya ini yang ketiga kalinya gue baca buku ini. Bukan karena gue suka banget, tapi, di dua kali yang pertama, gue hanya baca sekitar sepertiga buku aja. Baru yang ketiga ini, gue berhasil membaca sampai selesai.

lintasberita

0 komentar:

Posting Komentar

 
Copyright (c) 2010 Buku Bagus by Dunia Belajar