Buku Ajdar - ulasan





I love almost all of Marjane Satrapi's works e.g. Persepolis, Embroideries and Chicken with Plums. I was very much surprised when I found this children book in Gramedia. If usually we only see Marjane with her black and white illustration, now we have the opportunity to enjoy her fabulous colorful illustration. Look at the illustrations above, they're awesome, aren't they?

This is a special children book. The message is actually to love our earth. But as a very creative author and illustrator, Marjane can convey her story in an out-of-box style. Her imagination is amazing. I guess not only children even adult might enjoy this book a lot.

Thank you for PT Gramedia Pustaka Utama that already translated this book on June 2010, unfortunately I just found it on February 2011. Really hope that they will translate all Marjane's works.

lintasberita

Lanjut Baca

Buku Batik Najlazea: February Collection - ulasan




Whew...at last our February Collections are here. My initial target is to produce minimal 20 items per month. But it seems it is getting harder everyday since I handle all i.e. batik hunting, production and promotion by myself *excuse*.

A friend offered me two projects last week with crazy deadlines. No, the projects had nothing to do with batik. I dealt with legal drafting and stuffs. Definitely not a fun thing to do but it is still okay as long as I don't have to deal with them everyday:)

Trying to do all at the same time is hard. Finally I come to a conclusion that I will not push it. I will not let myself getting stressful over my online shop or anything else. I will enjoy all and not consider them as an obligation. They are just hobbies. No deadlines. No target.

Well....life is beautiful again^^... enjoy our lovely sackdress and colorful capuchon here.

lintasberita

Lanjut Baca

Buku The Tales Of Terror & Detection - ulasan

Buku ini merupakan salah satu kumpulan cerpen-cerpen detektif-gothic milik seorang sastrawan besar Amerika: Edgar Alan Poe, yang diterjemahkan dan diterbitkan oleh Penerbit Liris, Surabaya. Dengan cover yang bernuansa gelap dan angker dengan rumah bermenara tinggi di latar langit gelap dan cahaya bulan, memang nuansa gothic itu langsung terlihat. Kalau dibadingkan cover aslinya, aku pikir cover dari penerbit Liris ini lebih mengena. Tapi sayangnya...hanya cover itu saja yang bisa diandalkan dari versi terjemahan ini. Terjemahannya sendiri kacau, seolah-olah penerjemahnya hanya menerjemahkan apa adanya, tanpa mempedulikan isinya (itu kalau ia benar-benar memahami kedalaman maknanya dan dapat mengapresiasi sastranya).

Karena alasan di atas, aku hanya menyempatkan membaca 2 dari total 5 kisah yang ada di buku ini. Itupun karena kedua kisah itu ada tokoh detektif C. Auguste Dupin, tokoh detektif ciptaan Poe yang menjadi pelopor semua tokoh detektif di dunia kesusasteraan dunia, termasuk Sherlock Holmes yang muncul sesudah Dupin.

Misteri Marie Roget

Sebenarnya Poe pertama kali menghadirkan C. Auguste Dupin dalam kisah "The Murder in the Rue Morgue". Setelah itu ia menulis Misteri Marie Roget ini, di mana ia masih sedikit menyebut-nyebut tentang kasus Rue Morgue itu, meski tak ada kaitan langsung dengan kasus ini. Marie Roget adalah seorang gadis muda pelayan toko di Paris pada abad 19 yang cantik dan suka bergenit-genit. Ia pernah menghilang dari rumah ibunya selama seminggu penuh, membuat orang-orang mencarinya, namun akhirnya kembali tepat setelah seminggu, tanpa alasan yang jelas. Baru saja keluarga dan orang-orang di sekitarnya dapat melupakan peristiwa aneh itu, Marie kembali menghilang di suatu malam, setelah ia pamit hendak mengunjungi rumah bibinya. Dan kali ini bukannya kembali dalam keadaaan sehat walafiat, ia malah ditemukan sudah menjadi seonggok mayat mengambang di Sungai Seine empat hari kemudian.

Sebelum pergi, ia mengatakan pada tunangannya, St. Eustache bahwa ia akan melewatkan waktu di rumah bibinya di Rue Des Drome. Saat ditemukan di sungai, tubuhnya terapung dan pakaiannya sudah robek-robek berantakan. Belakangan, di sebuah sudut yang rimbun di sebuah taman, dua bocah menemukan beberapa bagian dari pakaian wanita yang diyakini adalah pakaian yang dikenakan Marie. Pada bagian penemuan pakaian ini agak membingungkan, karena kita tahu model gaun wanita pada jaman itu yang bertumpuk-tumpuk dan ribet.

Polisi telah melakukan penyelidikan, dan media-media cetak berlomba-lomba menerbitkan analisis mereka tentang kasus ini. Berdasarkan data-data yang terkumpul, tokoh 'aku' (yang tak pernah jelas siapa) membahas kasus itu bersama si jenius Auguste Dupin. Dupin adalah tipe detektif yang mengandalkan logika berpikir untuk memecahkan masalah. Ia jelas orang yang amat pandai, dan penguasaannya terhadap ilmu pengetahuan sangat baik. Misalnya media cetak, yang saat itu sebagai satu-satunya pembentuk opini massa, ada yang mengambil kesimpulan bahwa mayat itu bukan mayat Marie, tapi wanita lain. Ada yang bilang bahwa pelakunya pastilah geng yang suka membuat keributan di kota itu.

Namun ketelitian dan logika hebat Dupin mematahkan semua asumsi para media cetak itu. Dupin mampu memaparkan detail yang paling remeh dengan logika yang hebat. Tak ada satu detail pernyataanpun yang luput dari radarnya. Di sini kadang kita juga seolah belajar sesuatu. Misalnya saja pembuktian Dupin tentang mayat Marie yang terapung. Media mengatakan bahwa waktu 3 hari tak cukup untuk membuat mayat bisa terapung. Menurut teori mereka, mayat harus mengalami pembusukan selama 6-10 hari untuk bisa kemudian muncul ke permukaan. Padahal menurut Dupin, bahkan kalau kita yang hidup dilemparkan ke air dan tak bisa berenang, ada orang yang akan tenggelam, ada yang tidak. Tahukah anda bahwa rata-rata berat gravitasi khusus tubuh kita dan jumlah air yang dipindahkan saat tubuh kita jatuh ke sungai, itu sama? Itu artinya bahwa secara alami, kita tidak akan begitu saja tenggelam hingga ke dasar sungai. Kecuali kalau kita lantas menjadi panik, mengangkat kedua tangan kita ke atas dan bergerak-gerak, maka kita akan tenggelam. Sebaliknya, kalau posisi kita tegak lurus seolah-olah berjalan di air, dan kepala didongakkan seakan-akan tidur di permukaan air, maka kita tidak akan tenggelam. Menarik kan?

Tapi penelusuran bukti-bukti yang njelimet dan pembuktiannya itu begitu bertele-tele, dengan kutipan dari surat kabar yang diulang-ulang, ditambah dengan terjemahan yang jauh dari sempurna, menjadikan kisah ini penyebab sakit kepala! Padahal aku hanya ingin tahu, siapa sih yang membunuh si Marie yang malang? Sebuah geng? Atau seorang pacar gelap?

Kisah kedua jauh lebih menghibur...

Surat Yang Dicuri

Kali ini, bukan soal pembunuhan yang diangkat, tetapi pencurian. Seorang Inspektur Kepolisian Paris pada suatu hari mendatangi Dupin (dan tokoh 'aku) untuk minta bantuan. TKP adalah di kerajaan. Pelakunya adalah seorang Menteri dengan inisial D. Dokumen yang dicurinya itu akan memberinya kekuasaan yang tak layak ia dapatkan dan membahayakan kedudukan seseorang di tingkat yang lebih tinggi. Surat itu dipastikan masih dimiliki oleh Menteri D. Namun, si Inspektur yang telah menerapkan semua ilmu penggeledahan yang paling canggih untuk menemukan surat itu di kediaman Menteri D, tak berhasil menemukannya.

Dupin, dengan logika dan rasiosinasi* nya yang kuatlah yang akhirnya mengetahui di mana surat itu berada selama ini, dan sekaligus berusaha merebutnya dari tangan Menteri D. Ternyata memang manusia selalu berasumsi bahwa orang lain akan melakukan hal yang sama dengan dirinya sendiri. Si Inspektur, yang bangga dengan pengetahuan dan ketrampilannya untuk menggeledah dengan teliti tempat-tempat persembunyian di suatu tempat, tak memikirkan kemungkinan bahwa seseorang yang cerdik dan tak ingin hartanya ditemukan orang lain, mungkin memilih meletakkan harta itu di tempat yang justru terlihat oleh semua orang. Bukankah peti yang tertutup dan tergembok rapat akan menyiratkan sesuatu yang rahasia atau berharga tersembunyi di dalamnya? Tapi kalau ada sebuah kotak yang digeletakkan sembarangan saja di atas meja, apakah kita akan mencurigai ada sesuatu yang disembunyikan di situ?

Akhirnya, membaca buku ini memang melelahkan, tapi aku jadi bisa sedikit lebih mengenal metode-metode yang digunakan Auguste Dupin dalam pemecahan misterinya. Meski aku juga masih belum mampu mengenalnya secara personal, karena karakternya tak banyak dikupas di kedua kisah ini. Yang paling menarik (dan paling terkenal) pada diri Dupin adalah rasiosinasinya. *Rasiosinasi adalah proses penalaran yang menggabungkan logika dan imajinasi tinggi. Bisa dibilang rasiosinasi adalah hasil dari studi dari berbagai data yang ada, ditambah dengan pendekatan pribadi sang detektif pada situasi TKP secara umum, dengan tujuan untuk memahami apa yang kira-kira terjadi dan dialami oleh para pelaku sebuah kasus.

Using what Poe termed "ratiocination", Dupin combines his considerable intellect with creative imagination, even putting himself in the mind of the criminal. ~Wikipedia.

Membaca kedua kisah buku ini juga akan memberiku sedikit bayangan tentang karakter Edgar Allan Poe dan tokoh detektifnya, Auguste Dupin bagi kisah dan buku berikutnya yang akan aku lahap. Buku apa? Tunggu saja dengan sabar ulasannya di blog ini ya....

Judul : The Tales of Terror and Detection (terjemahan)
Pengarang : Edgar Allan Poe
Penerbit : Penerbit Liris
Penerjemah : Anna Karina
Cetakan : Juni 2010
Tebal : 214 hlm

lintasberita

Lanjut Baca

Pasar Buku Murah I Ramuan Lengkap Herbal Taklukkan Penyakit

Judul : Ramua Lengkap Herbal Taklukkan Penyakit
Penulis : Hembing Wijaya Kusuma
Harga resmi : 95.000
Harga di Buku Murah : 80.000


Sinopsis : Kesehatan merupakan aset yang paling berharga dalam kehidupan manusia. Untuk dapat sehat manusia dituntut untuk hidup secara sehat. Namun apa yang harus kita lakukan saat kita telah berusaha menjaga kesehatan kita, namun penyakit tetap datang, tentu kita tidak boleh menyalahkan kondisi itu. Yakinlah bahwa setiap penyakit yang diturunkan itu pasti ada obatnya, salah satu alternatif pengobatan yang paling diminati dan tanpa efek samping adalah menggunakan alam sekeliling kita untuk berobat, atau sering disebut dengan pengobatan herbal. Dalam buku ini kita akan disuguhakan berbagai macam ramuan herbal yang bisa digunakan untuk mengobati segala penyakit yang sedang kita hadapi tanpa ada efek samping, karna bahan-bahan yang digunakan adalah bahan alami. Segera miliki buku ini, sebagai panduan bagi anda yang menginginkan ramuan lengkap dan cara pembuatannya, dapatkan bukunya di Buku Murah Online.

lintasberita

Lanjut Baca

Buku Follow Friday #2 - ulasan


Hey, It is Friday again! So it is time to Follow Friday. For you who did not know about this weekly meme hosted by Parajunkee's View, you'll find at her site. The things are, answer the question that will be given every week, and post it to your blog, then put your link into Parajunkee's linkies, and then meet another books-blogger and simply say Hi! to them or follow them if you want. It is the simple way to join this meme, and also to get new followers in easy way.
So, this week question was come from Aaron (Dreaming About Another World)
if you are a fan of Science Fiction what is your favorite book? If you haven't read Science Fiction before...any inkling to? Anything catch your eye?

Honestly, I never have an eye for categories of books I've read before this. Yes, I love books in my own way, no matter what genre they are. But, this question make me come to a conclucion that I hardly ever read Science Fiction books. I don't know what the exactly reason of this, maybe just as simply as I don't like any of them. I've read 1984 by George Orwell before, if we could say that this book was included in the Science Fictions, and I did not really impressed. Well, I will give Sci-Fi another try, but not in my top priority. :)

Have a nice Friday, fellows! ^^

lintasberita

Lanjut Baca

Buku Strategi Investasi Raja Spekulasi - ulasan

Harian Jogja, hlm. 24,17 Februari 2011

Judul Buku: The Warren Buffet Portfolio
Penulis: Robert G. Hagstrom
Penerjemah: Yelvi Andri Zaimur
Penerbit: Daras Books
Cetakan: I, 2010
Tebal: 258 Halaman

Bagi yang berkecimpung dalam bisnis investasi, siapa yang tak kenal dengan Warren Buffet? Kecerdasannya dalam berinvestasi serta catatan kesuksesannya yang ditorehkan hampir tak tertandingi selama puluhan tahun berkecimpung dalam dunia penuh spekulasi tersebut. Sebuah prestasi yang mengantarkannya menjadi figur paling populer dalam hal investasi hingga saat ini.

Sebagaimana yang kita ketahui, dunia investasi merupakan dunia yang sangat “gelap” dan beresiko tinggi. Dibutuhkan lebih dari sekedar keberuntungan atau modal berupa uang, tetapi juga memerlukan “lentera” ketajaman dalam menganalisa kondisi perrusahaan yang hendak di akuisisi secara teliti dan cermat. Sehingga tidak berujung pada kekecewaan yang mendalam.

Disinilah pentingnya kehadiran buku berjudul lengkap The Warren Buffet Portfolio: Membedah keunggulan Strategi Investasi Fokus ini, yang mengemukakan strategi investasi yang digunakan Buffet dalam membeli saham berdasarkan pengalaman sang raja spekulasi tersebut. Sehingga diharapkan mampu menularkan kesuksesan dengan keuntungan tidak hanya dalam jangka pendek, namun juga jangka panjang kepada para pembaca buku ini.

Sebelumnya Buffet mengingatkan bahwa meskipun pasar saham secara umum menggoda, namun tetap memiliki resiko sendiri. Oleh karena itu, Buffet lantas mengenalkan strategi investasi fokus, yang berdasarkan pengalaman dan keyakinannya selain mampu meminimalisir resiko kerugian juga menghindari persaingan dengan kebanyakan penganut pasar modern. Strategi fokus yang ditawarkan Buffet, pada dasarnya memang tidak sesuai dengan rumus portofolio modern karena dianggap tidak efektif. Sebuah tuduhan yang tidak mendasar mengingat fakta menunjukkan bahwa dalam sejarahnya sejumlah investor terbesar seperti John Maynand Keynes, Phil Fisher hingga Warren Buffet sendiri, merupakan penganut strategi ini.


Lantas apakah strategi fokus itu? Merupakan investasi alternatif di antara dua kutub strategi yang tengah bersaing selama ini, manajemen portofolio aktif yang terus-menerus membeli dan menjual saham biasa (common stock) dalam jumlah besar, dan investasi indeks yang menitik-beratkan pendekatan pasif; beli dan tahan. 

Investasi fokus merupakan gagasan yang sangat sederhana, yaitu memilih sedikit saham yang cenderung menghasilkan keuntungan di atas rata-rata dalam jangka panjang, konsentrasikan besarnya investasi dalam saham-saham ini, dan pertahankan kuat-kuat saham-saham tersebut selama pergolakan pasar apa pun yang berjangka pendek. (halaman 14-15)  

Keteguhan Buffet memegang prinsip serta keyakinannya dalam mempertahankan saham yang dianggap layak untuk dipertahankan telah teruji ketika Ia membeli saham American Express pada akhir tahun 1963. Saham perusahaan tersebut jatuh dari 65 USD menjadi 35 USD akibat skandal minyak salad Tino de Angelis yang menghebohkan. Namun setelah dua tahun, kebenaran insting Buffet terbukti dengan naiknya kembali nilai saham perusahaan dan Buffet sendiri memperoleh laba bersih sebesar 20 juta USD.

Keyakinannnya berdasarkan pada paham akal sehat, yakni jika perusahaan itu sendiri sejahtera dan dikelola oleh orang-orang yang cerdas, maka nilainya akan melekat dan tercermin dalam harga sahamnya. Oleh karena itu, Buffet dalam memutuskan pembelian saham tidak berdasarkan pada harga saham, tapi pada analisa ekonomi bisnis yang mendasar dan penilaian manajemen perusahaan.

Prinsip inilah yang diyakini Buffet akan mengarahkan pembaca buku ini pada perusahaan yang baik dan masuk akal untuk portofolio fokus. Hal ini dikarenakan membawa kita pada pilihan sebuah perusahaan yang memiliki catatan sejarah berkinerja unggul juga manajemen yang stabil. Stabilitas menjadi penting karena memprediksikan probabilitas yang tinggi di masa depan bagi perusahaan, sebagaimana yang terjadi pada masa lalu. Itulah makna dari investasi fokus yakni mengkonsentrasikan investasi pada perusahaan yang memiliki probabilitas tinggi berkinerja di atas rata-rata.

Meski buku setebal lima ratus lima puluh delapan halaman ini bukan ditulis oleh Warren Buffet secara langsung, namun hal itu tidak mengurangi substansi pemikiran strategi investasi dari raja spekulasi tersebut. Hal ini dikarenakan Robert G. Hagstrom, penulis buku ini, dengan sukses menelanjangai dapur pemikiran Buffet yang selama ini masih tertutup rapat terlebih data-data yang terpapar di dalamnya juga merupakan hasil wawancara dengan Buffet sendiri.  
  
Menggunakan pendekatan beragam disiplin keilmuan seperti matematika dan psikologi, membuat penyajiannya dapat secara utuh merefleksikan rumitnya dunia investasi, namun sekaligus solusi jitu yang hendak ditawarkan. Sebagai teori yang terbukti sukses dijalankan oleh Buffet, akan sulit bagi siapapun menyangkal keabsahan rumusan investasi fokus yang ditawarkannya. Sehingga tidak mengherankan jika buku ini menjadi buku wajib bagi yang bergulat di bidang investasi.


lintasberita

Lanjut Baca
 
Copyright (c) 2010 Buku Bagus by Dunia Belajar