Buku Nine-teen Eighty-Four (1984) - ulasan | Buku Bagus

Buku Nine-teen Eighty-Four (1984) - ulasan

  • Selasa, 14 Februari 2012
  • Katagori : , , , , ,
  • Akhirnya setelah berjuta tahun selesai juga buku 1984 nya George Orwell ini. (lebay). Entah karena ukuran yang luamyan tebel, atau karena bahasanya yang terlalu tinggi sampe aku ngga nyampe, atau karena emang aku lagi males. Yang pasti, menyelesaikan buku ini membutuhkan waktu lama. Mungkin aku aja kali ya yang terlalu lemot untuk ngerti jalan pikiran Orwell. Padahal kalau dipikir, ini novel futuristik dibaut tahun 1949, jadi aku bisa dibilang bener-bener terseok-seok pikirannya.

    Bisa dibilang, sebelum tahun 1984, buku ini adalah salah satu buku yang ditakuti. Novel ini menggambarkan bagaimana jadinya bila dunia dikuasai oleh pemerintahan otoriter secara negatif (istilah yang digunakan adalah distopia). Terang saja buku ini menjadi fenomenal, karena kebanyakan masyarakat "percaya" bahwa di masa depan bisa saja keadaan politik dunia akan persis sama seperti yang digambarkan di dalam novel.Ketakutan ini beralasan karena suasana politik dunia pada tahun-tahun sebelum 1980an itu (dikabarkan) penuh dengan ke otoriteran. (aku sendiri kan belom lahir, jadi ngga begitu ngerti)

    Tokoh utamanya Winston Smith, yang hidupnya --sama seperti penduduk lainnya-- diawasi 24 jam oleh mesin yang disebut Teleskrin. Semua yang kamu lakukan, katakan, raut wajah, emosi, apapun, bisa terpantau oleh Teleskrin itu. Hidupmu serba diatur, makanan susah didapat. Bahkan pisau cukur pun harus berburu di pasar gelap. Semuanya di kuasai oleh Partai dengan Bung Besar (Big Brother untuk istilah aslinya) sebagai pemimpinnya.

    Slogan Partai adalah:
    PERANG ADALAH DAMAI
    KEBEBASAN ADALAH PERBUDAKAN
    KEBODOHAN ADALAH KEKUATAN

    Bisa dibayangkan betapa Partai sudah menguasai hajat hidup orang banyak. Bagi Partai, tak ada yang namanya masa silam. Karena masa silam itu hanya hidup dalam pikiran manusia. Semua yang terjadi di masa kini bisa mengubah masa silam. Kata-kata diubah, novel-novel dibuat. Buku harian dilarang. Bahkan merasakan cinta adalah suatu hal yang bisa berakibat penjara. Cinta hanya kepada Bung Besar, seseorang yang diagungkan dan posternya di mana-mana, namun bahkan keberadaannya pun entah ada atau tidak.

    Sebenernya susah untuk bicara tentang novel ini. Ratingnya tinggi, dan termasuk buku most wanted di mana-mana. Mungkin karena endingnya yang ngga biasa, unhollywood kalau kata seseorang di goodreads. Tapi, semuanya saya serahkan kepada Anda saja. Mungkin tafsirannya akan berbeda tergantung siapa yang membacanya. Jadi, tertarik untuk membacanya?

    Judul: 1984
    Penulis: George Orwell
    Penerbit: Bentang
    Penerjemah: Landung Simatupang
    Tebal: 585 halaman
    ISBN: 979-3062-33-9



    lintasberita

    0 komentar:

    Posting Komentar

     
    Copyright (c) 2010 Buku Bagus by Dunia Belajar